Ternyata Masuk WC Pun Ada Ilmunya! PAI KUA Curup Utara Gembleng Risma Al-Istiqomah Kuasai Istinja dan Doa Harian
Rejang Lebong (Humas) — Hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari ternyata memiliki tuntunan dalam ajaran Islam. Pesan inilah yang ditekankan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara Desi Marlina, S.Pd.I. saat memberikan bimbingan penyuluhan kepada anggota Risma Al-Istiqomah Masjid Baitul Muhajirin, Jumat malam (28/8).
Dalam kegiatan tersebut, Desi Marlina tidak hanya mengajak peserta memahami materi keagamaan secara teori, tetapi juga mengarahkan mereka untuk mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu materi utama yang disampaikan adalah istinja, disertai setoran hafalan doa masuk WC dan doa keluar WC.
Menurut Desi Marlina, pemahaman mengenai istinja menjadi bagian penting dalam pembinaan keagamaan karena berkaitan langsung dengan kebersihan dan kesucian seorang muslim. Pengetahuan tersebut perlu ditanamkan secara benar agar para remaja tidak hanya memahami ibadah yang bersifat ritual, tetapi juga mengetahui adab dalam aktivitas sehari-hari.
“Dalam Islam, hal yang terlihat sederhana pun ada tuntunan dan adabnya. Karena itu, kita belajar bukan hanya bagaimana menghafal doa, tetapi juga memahami kapan dan bagaimana doa tersebut diamalkan,” jelas Desi dalam kegiatan bimbingan tersebut.
Suasana pembinaan semakin interaktif ketika peserta diminta menyetorkan hafalan doa masuk WC dan doa keluar WC secara bergantian. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus upaya membiasakan generasi muda untuk mengamalkan doa-doa harian dalam kehidupan mereka.
Bimbingan tersebut juga menjadi momentum bagi Risma Al-Istiqomah untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan, kesucian, serta adab seorang muslim. Dengan pendekatan yang komunikatif, peserta diajak berdiskusi sehingga materi tidak berhenti pada hafalan, tetapi dapat dipahami dan dipraktikkan.
PAI KUA Curup Utara terus mendorong kegiatan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda masjid. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat menjadi jembatan dalam memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membangun kebiasaan positif yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Risma Al-Istiqomah diharapkan semakin memahami bahwa belajar agama bukan hanya tentang mengetahui apa yang wajib dilakukan, tetapi juga membiasakan adab Islam hadir dalam setiap aktivitas kehidupan bahkan sejak sebelum memasuki kamar mandi.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #RismaAlIstiqomah#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



