Bukan Sekadar Lancar! PAI KUA Curup Utara Gembleng Ibu-Ibu MT Nurul Iman Kuasai Tajwid Ikhfa, Qolqolah dan Mad Lazim
Rejang Lebong (Humas) – Membaca Al-Qur’an tidak cukup hanya lancar, tetapi juga harus tepat sesuai kaidah tajwid. Pesan inilah yang ditekankan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I., saat memberikan bimbingan penyuluhan kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Nurul Iman Desa Perbo, Kamis malam (27/8).
Dalam kegiatan tersebut, Siti Rodiatul Kholidawati mengajak para peserta untuk tidak sekadar mengejar kelancaran membaca, tetapi juga memperhatikan makhraj, panjang-pendek bacaan, serta penerapan hukum tajwid agar setiap ayat yang dibaca semakin tepat dan sesuai tuntunan.
Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam pembinaan adalah hukum bacaan Ikhfa, Qolqolah, dan Mad Lazim. Ketiga materi tersebut diberikan secara bertahap disertai contoh bacaan sehingga peserta dapat lebih mudah memahami sekaligus mempraktikkannya secara langsung.
“Belajar membaca Al-Qur’an bukan hanya bagaimana kita bisa menyelesaikan bacaan, tetapi bagaimana bacaan tersebut benar sesuai dengan kaidah tajwid. Kesalahan pada pengucapan huruf, panjang-pendek, maupun hukum bacaan perlu terus diperbaiki,” jelas Siti dalam kegiatan pembinaan.
Pada materi Ikhfa, peserta dibimbing memahami cara membaca nun sukun atau tanwin dengan suara samar sesuai huruf-huruf Ikhfa. Sementara pada materi Qolqolah, peserta diajak mengenali karakter huruf yang dibaca dengan pantulan suara ketika memenuhi ketentuannya.
Tak kalah penting, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang Mad Lazim, terutama mengenai ketentuan panjang bacaan yang harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dalam membaca Al-Qur’an.
Suasana pembinaan berlangsung interaktif. Para ibu-ibu tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk membaca dan mempraktikkan contoh-contoh bacaan. Kesalahan bacaan kemudian dikoreksi secara langsung sehingga peserta dapat mengetahui bagian yang perlu diperbaiki.
Siti berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Semoga dengan pembinaan ini, ibu-ibu semakin percaya diri membaca Al-Qur’an, bukan hanya lancar, tetapi juga benar dan tartil. Belajar tajwid membutuhkan proses dan latihan yang terus-menerus,” harapnya.
Bimbingan kepada MT Nurul Iman Desa Perbo ini sekaligus menjadi wujud komitmen PAI KUA Curup Utara dalam menghadirkan penyuluhan keagamaan yang dekat dengan masyarakat, aplikatif, dan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas literasi Al-Qur’an.
Dengan semangat belajar yang terus terjaga, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, sehingga setiap lantunan ayat tidak hanya terdengar lancar, tetapi juga sesuai dengan kaidah tajwid yang semestinya.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



