Malam Qur’ani di Sukowati! Kepala KUA Curup Utara Pimpin Khatam Al-Qur’an Bersama Kapolres dan Santri Darul Ma’arif
Rejang Lebong (Humas) – Bukan sekadar malam biasa. Suasana Sukowati, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis malam (27/8) mendadak terasa begitu teduh ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dalam kegiatan Khatam Al-Qur’an bersama.
Di tengah suasana penuh kekhusyukan itu, Kepala KUA Kecamatan Curup Utara H. Bulkis, S.Th.I., M.H.I., tampil memimpin kegiatan yang mempertemukan unsur keagamaan, kepolisian, dan generasi muda dalam satu majelis Qur’ani.
Tak hanya para santri Pondok Pesantren Darul Ma’arif, kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolres Rejang Lebong beserta jajaran. Kebersamaan ini menjadi pesan kuat bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Lantunan ayat demi ayat yang dibacakan para santri menciptakan suasana penuh haru dan ketenangan. Para peserta mengikuti rangkaian khatam dengan khidmat, menjadikan malam tersebut bukan hanya sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi.
H. Bulkis mengatakan, khatam Al-Qur’an jangan dimaknai sebagai akhir dari interaksi seseorang dengan Al-Qur’an.
“Khatam bukan berarti selesai membaca Al-Qur’an. Justru setelah khatam, kita harus semakin dekat, semakin memahami, dan semakin mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan,” pesannya.
Menurutnya, Al-Qur’an harus hadir bukan hanya di masjid, pesantren, atau majelis pengajian, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, kasih sayang, persaudaraan, kedisiplinan, dan menjaga kedamaian dinilai sangat penting untuk terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda.
Yang membuat kegiatan ini semakin istimewa adalah hadirnya jajaran kepolisian bersama para santri dalam satu majelis.
Pertemuan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa membangun masyarakat yang aman, damai, dan religius bukanlah tugas satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, lembaga pendidikan keagamaan, serta masyarakat.
Kehadiran Kapolres Rejang Lebong beserta jajaran bersama para santri Ponpes Darul Ma’arif juga memberikan pesan bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya berbicara mengenai pendidikan formal, tetapi juga tentang penguatan iman, akhlak, dan karakter.
H. Bulkis menegaskan, generasi Qur’ani bukan hanya generasi yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga generasi yang mampu menerjemahkan nilai-nilainya dalam kehidupan nyata.
“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda.
Pesantren, menurutnya, memiliki peran penting sebagai tempat pembentukan karakter dan benteng moral generasi penerus bangsa.
Kegiatan di Sukowati ini sekaligus memperlihatkan peran KUA yang semakin luas dalam kehidupan masyarakat.
KUA tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan pencatatan pernikahan, tetapi juga mengambil bagian dalam pembinaan keagamaan, penguatan keluarga, pendidikan masyarakat, serta membangun sinergi dengan berbagai lembaga dan unsur pemerintahan.
Kepala KUA Curup Utara berharap kegiatan bernuansa keagamaan dan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Semoga majelis seperti ini menjadi wasilah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” harapnya.
Malam itu, Sukowati menjadi saksi sebuah kebersamaan yang sederhana namun sarat makna.
Para santri membawa semangat generasi Qur’ani. Kepala KUA membawa pesan pembinaan keagamaan. Kapolres dan jajaran membawa semangat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Khatam Al-Qur’an pun bukan sekadar menjadi penutup rangkaian bacaan, tetapi menjadi pengingat bahwa setelah satu khatam selesai, perjalanan mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an harus terus berlanjut.
Dari Sukowati, gema Al-Qur’an malam itu menjadi pesan sederhana: ketika hati disatukan oleh Al-Qur’an, sinergi dan persaudaraan akan tumbuh semakin kuat.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #KhatamAl-Qur'an#PolresKab.RejangLebong#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



