Dari Satu Huruf Jadi Rangkaian Bacaan! PAI KUA Curup Utara Ajarkan Iqro 2 dengan Ketepatan 2 Harakat kepada MT Al Arofah
Rejang Lebong (Humas) – Belajar membaca Al-Qur’an tidak cukup hanya mengenali huruf hijaiyah, tetapi juga membutuhkan ketelitian dalam menyambungkan huruf dan memperhatikan panjang-pendek bacaan. Hal tersebut menjadi fokus bimbingan penyuluhan yang diberikan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I, kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Al Arofah, Rabu (26/8).
Dalam kegiatan tersebut, peserta kembali memperdalam pembelajaran Iqro jilid 2, khususnya pada materi menyambungkan satu huruf dengan huruf lainnya hingga membentuk rangkaian bacaan yang utuh. Pembelajaran dilakukan secara bertahap agar peserta semakin terbiasa membaca huruf hijaiyah dalam bentuk sambungan.
Siti Rodiatul Kholidawati menjelaskan bahwa pada tahap Iqro 2, peserta perlu mulai meningkatkan ketelitian. Tidak hanya mengenali bentuk huruf, tetapi juga memahami perubahan bentuk huruf ketika berada di awal, tengah, maupun akhir rangkaian bacaan.
“Pada Iqro 2, ibu-ibu mulai kita latih untuk lebih teliti menyambungkan huruf. Selain itu, panjang bacaan juga harus diperhatikan, terutama bacaan 2 harakat, agar sejak awal terbiasa membaca dengan tepat,” jelasnya.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Peserta secara bergantian mencoba membaca rangkaian huruf yang telah disambungkan, kemudian mendapatkan koreksi dan arahan apabila masih terdapat kesalahan dalam pengucapan maupun panjang bacaan.
Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan proses yang membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan latihan secara berulang. Kesalahan kecil dalam membaca perlu diperbaiki secara bertahap agar peserta semakin percaya diri dan tidak mudah menyerah.
“Tidak perlu malu kalau masih terbata-bata. Yang terpenting mau belajar dan terus berlatih. Dari satu huruf, kemudian disambungkan dengan huruf berikutnya, lama-lama akan menjadi bacaan yang lancar,” tambahnya.
Kegiatan bimbingan ini juga menjadi bagian dari upaya PAI KUA Curup Utara dalam mendampingi masyarakat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada kemampuan mengenal huruf, tetapi berlanjut hingga peserta mampu membaca dengan lancar, benar, dan memperhatikan ketepatan panjang-pendek bacaan.
Antusiasme ibu-ibu MT Al Arofah terlihat selama mengikuti pembelajaran. Mereka berusaha mengikuti setiap contoh bacaan yang diberikan dan mengulang kembali materi secara bersama-sama.
Melalui pembelajaran Iqro 2 secara konsisten, PAI KUA Curup Utara berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keberanian untuk belajar Al-Qur’an, meskipun dimulai dari tahap dasar.
Dari satu huruf menjadi rangkaian bacaan, dari latihan menjadi kelancaran. Terus belajar, terus berlatih, dan jadikan setiap huruf Al-Qur’an sebagai langkah menuju keberkahan.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



