Pembina OBA MIN 1 Rejang Lebong Matangkan Persiapan, Uji Coba Aplikasi E-Ujian Jelang Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi
Rejang Lebong (Humas) – Menjelang pelaksanaan Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Provinsi Bengkulu, Pembina Olimpiade Bahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., melaksanakan uji coba aplikasi e-Ujian yang akan digunakan sebagai media pelaksanaan kompetisi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (26/8) di ruang kerja pembina sebagai bagian dari persiapan teknis agar seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi secara optimal tanpa kendala.
Uji coba aplikasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses masuk (login), pengenalan fitur, navigasi soal, hingga simulasi pengerjaan ujian. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan perangkat, jaringan internet, serta pemahaman peserta terhadap sistem berbasis digital yang akan digunakan pada Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan lomba dapat berjalan lancar dan para peserta mampu menampilkan kemampuan terbaiknya.
Pada ajang OBA Tingkat Provinsi tahun ini, MIN 1 Rejang Lebong mengirimkan tiga peserta, terdiri atas satu orang guru, yaitu Randi Sefto Fanedi, S.Pd., serta dua orang siswa, yakni Muhammad Al-Fatih Hezalhaq dan Vino Aveiro Zamzami. Ketiganya telah menjalani pembinaan secara intensif sebagai bekal menghadapi kompetisi yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai madrasah di Provinsi Bengkulu.
Pelaksanaan simulasi resmi Olimpiade Bahasa Arab dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/08), sedangkan kompetisi tingkat provinsi akan dilaksanakan pada Sabtu (29/08) bertempat di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Simulasi tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal mekanisme pelaksanaan ujian sekaligus memastikan kesiapan teknis sebelum memasuki perlombaan sesungguhnya.
Pembina Olimpiade Bahasa Arab MIN 1 Rejang Lebong, Randi mengatakan bahwa uji coba aplikasi menjadi bagian yang tidak kalah penting dibandingkan persiapan materi. Menurutnya, penguasaan sistem ujian digital akan membantu peserta lebih fokus dalam mengerjakan soal ketika perlombaan berlangsung.
"Kami ingin memastikan seluruh peserta memahami cara menggunakan aplikasi e-ujian dengan baik sehingga saat kompetisi nanti mereka dapat berkonsentrasi penuh pada soal tanpa terkendala persoalan teknis. Persiapan yang matang menjadi salah satu kunci untuk meraih hasil terbaik," ujar Randi.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas keseriusan tim pembina dan peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi. Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga semangat belajar, disiplin, dan percaya diri sehingga dapat mengharumkan nama madrasah.
"Kami mendukung penuh seluruh proses pembinaan yang dilakukan. Semoga para peserta diberikan kemudahan, mampu menampilkan kemampuan terbaiknya, serta membawa prestasi yang membanggakan bagi MIN 1 Rejang Lebong di tingkat provinsi," ungkap Mufida.
Melalui berbagai persiapan akademik maupun teknis yang dilakukan secara maksimal, MIN 1 Rejang Lebong menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan siap berkompetisi di era digital. Keikutsertaan dalam Olimpiade Bahasa Arab tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Arab, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat di kalangan guru dan peserta didik.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



