Gema Shalawat Santri Darul Maarif NU Warnai Peringatan Maulid Nabi di Berbagai Tempat
Rejang Lebong (Humas) — Gema shalawat menggema dari berbagai tempat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H. Tim hadroh Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong turut mengambil bagian dalam memeriahkan momentum penuh keberkahan tersebut melalui penampilan di sejumlah kegiatan peringatan Maulid Nabi. Dengan lantunan shalawat yang dibawakan secara kompak, tim hadroh santri Darul Ma’arif NU menghadirkan suasana religius sekaligus menjadi sarana bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan kecintaan mereka terhadap shalawat serta Rasulullah SAW. (26/8)
Menariknya, sejumlah anggota tim hadroh tersebut merupakan santri Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong yang aktif mengikuti kegiatan seni dan keagamaan di lingkungan pesantren. Salah satunya adalah M. Ikbar Mudzaki, santri madrasah yang dipercaya menjadi salah satu vokalis dalam tim hadroh. Keterlibatan para santri dalam tim hadroh menjadi bagian dari proses pendidikan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi, keberanian tampil di depan masyarakat, serta memperkuat kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
Penampilan tim hadroh juga menjadi bentuk kontribusi positif para santri dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Melalui seni hadroh dan lantunan shalawat, para santri turut menghidupkan suasana Maulid Nabi sekaligus mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Wakil Kepala Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dwi Ayu Wulandari, M.Pd.Gr., mengapresiasi keterlibatan para santri dalam berbagai kegiatan keagamaan.
“Kami tentu bangga melihat santri dapat tampil dan berkontribusi di tengah masyarakat. Hadroh bukan hanya tentang seni, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, melatih keberanian, kekompakan, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan santri dalam tim hadroh menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan di pesantren memberikan ruang yang luas bagi santri untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Bakat seni, kemampuan vokal, serta keterampilan bekerja dalam tim dapat terus diasah melalui pengalaman tampil di berbagai kesempatan. Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW pun menjadi semakin bermakna ketika para santri ikut mengambil bagian dalam menyebarkan semangat bershalawat. Dari panggung ke panggung, suara para santri membawa pesan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat.
(Dedi/Edwinsya)Hastag : #DarulMaarifNU #HadrohSantri #GemaShalawat #MaulidNabi1448H #SantriBershalawat #CintaRasul #SantriBerbakat #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU



