Perbaiki Makharijul Huruf, Raih Keberkahan Al-Qur’an: Aksi Nyata Penyuluh KUA Curup
Rejang Lebong (KUA Curup) — Semangat membumikan Al-Qur'an terus digelorakan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup, Oli Sholihat, melalui pembinaan masyarakat dalam membaca dan memahami Al-Qur'an. Tidak hanya membantu warga yang masih belum mampu membaca Al-Qur'an, kegiatan ini juga memberikan pendampingan untuk memperbaiki bacaan sesuai dengan kaidah makharijul huruf dan tajwid. (23/8)
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam membebaskan warga dari buta aksara Al-Qur'an. Dengan pendekatan yang sabar dan penuh semangat, Oli Sholihat membimbing peserta mulai dari mengenal huruf hijaiyah hingga melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar.
Menurutnya, belajar Al-Qur'an tidak mengenal batas usia. Setiap muslim memiliki kesempatan untuk terus belajar, memperbaiki bacaan, dan meningkatkan kedekatan dengan kitab suci Al-Qur'an. Oleh karena itu, warga yang sebelumnya belum mampu membaca tidak perlu merasa malu untuk memulai belajar.
Selain pengenalan huruf dan pembelajaran dasar, pembinaan juga difokuskan pada perbaikan pelafalan huruf sesuai makhrajnya. Hal ini penting agar bacaan Al-Qur'an dapat dilafalkan secara tepat sesuai kaidah yang dipelajari, sehingga peserta semakin percaya diri dalam membaca ayat-ayat suci.
“Belajar Al-Qur'an adalah proses yang harus terus dilakukan. Yang sudah bisa membaca pun tetap perlu memperbaiki bacaan, terutama dalam memperhatikan makharijul huruf dan tajwid. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi kebaikan dan menambah kecintaan kita kepada Al-Qur'an,” ungkap Oli dalam kegiatan pembinaan tersebut.
Antusiasme warga terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap tahapan pembelajaran. Mulai dari memperhatikan contoh pelafalan, mengulang bacaan, hingga menerima koreksi secara langsung. Suasana belajar pun berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, menjadikan kegiatan tersebut bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga mempererat silaturahmi.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Curup terus hadir memberikan pelayanan dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat. Upaya memberantas buta aksara Al-Qur'an sekaligus meningkatkan kualitas bacaan menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih dekat dengan nilai-nilai Al-Qur'an.
Diharapkan, pembelajaran ini dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, semakin baik hubungan seorang muslim dengan Al-Qur'an, semakin besar pula semangat untuk menjadikan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #PenyuluhBergerak
From : KUA Curup



