Salah Sebut, Bisa Berubah Makna! PAI KUA Curup Utara Perkuat Ketepatan Bacaan Al-Qur’an Ibu-Ibu MT Nurul Iman dan MT Al Imaniah
Rejang Lebong (Humas) – Ketepatan dalam menyebutkan setiap huruf dan lafaz Al-Qur’an menjadi perhatian serius dalam kegiatan bimbingan penyuluhan yang dilakukan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Nurul Iman dan MT Al Imaniah, Kamis (20/8.
Kegiatan tersebut masing-masing dibimbing oleh PAI KUA Curup Utara Siti Rodiatul Kholidawati, A.H.I bersama ibu-ibu MT Nurul Iman serta PAI KUA Curup Utara Desi Marlina, S.Pd.I bersama ibu-ibu MT Al Imaniah. Bimbingan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membaca Al-Qur’an secara tepat dengan memperhatikan penyebutan huruf, pelafalan lafaz, serta penerapan ilmu yang telah dipelajari.
Dalam penyampaian materi, para peserta diajak untuk tidak sekadar mengejar kelancaran membaca, tetapi juga memastikan setiap huruf dan kata diucapkan sesuai kaidah. Kesalahan dalam penyebutan, terutama pada huruf-huruf yang memiliki kemiripan makhraj maupun sifat, perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi ketepatan bacaan bahkan berpotensi mengubah makna.
Siti Rodiatul Kholidawati memberikan bimbingan secara bertahap kepada ibu-ibu MT Nurul Iman. Peserta membaca secara bergantian, kemudian memperhatikan koreksi pada bagian-bagian yang masih kurang tepat. Metode tersebut membuat peserta lebih mudah mengenali kesalahan sekaligus memahami cara memperbaikinya.
Sementara itu, Desi Marlina mendampingi ibu-ibu MT Al Imaniah dengan menekankan pentingnya menerapkan ilmu dalam setiap bacaan. Peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga langsung mempraktikkan bacaan sehingga teori yang disampaikan dapat diterapkan secara nyata.
Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan penuh semangat. Para ibu terlihat antusias mengulang bacaan ketika menemukan pelafalan yang belum tepat. Koreksi dilakukan dengan cara yang sederhana dan berulang agar peserta semakin terbiasa membedakan penyebutan huruf serta membaca sesuai ketentuan yang benar.
Bimbingan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa belajar Al-Qur’an membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kemauan untuk terus memperbaiki bacaan. Kelancaran membaca perlu berjalan beriringan dengan ketepatan pengucapan dan pemahaman terhadap ilmu yang mendasarinya.
Melalui kegiatan tersebut, PAI KUA Curup Utara terus mendorong ibu-ibu majelis taklim untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an secara berkelanjutan. Harapannya, setiap peserta semakin percaya diri membaca Al-Qur’an, mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari, serta dapat meneruskan kebiasaan membaca dengan tepat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Membaca Al-Qur’an bukan hanya tentang lancar, tetapi juga tentang tepat. Karena satu penyebutan yang benar adalah bagian dari menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an,” demikian semangat yang dibangun dalam kegiatan bimbingan tersebut.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara

.jpeg)

