MTsN 2 Rejang Lebong Matangkan Persiapan Siswa Hadapi Jamda Sako Kemenag Bengkulu
Rejang Lebong, (Humas) — MTsN 2 Rejang Lebong mulai mematangkan persiapan untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Kementerian Agama tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Persiapan tersebut ditandai dengan keikutsertaan Pembina Pramuka MTsN 2 Rejang Lebong, Ropal Astiawan, S.H., Gr., dalam rapat persiapan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Kamis (20/8).
Rapat dilaksanakan melalui Zoom Meeting dari ruang guru MTsN 2 Rejang Lebong dan diikuti oleh unsur madrasah serta pihak terkait dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan Jamda Sako Kemenag yang akan melibatkan madrasah negeri se-Provinsi Bengkulu.
Dalam rapat disampaikan bahwa Jamda Sako Kemenag tingkat Provinsi Bengkulu akan dilaksanakan pada 3–7 September 2026 dan bertempat di Bumi Perkemahan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kegiatan tersebut akan menjadi wadah bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan keterampilan kepramukaan, kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, serta membangun karakter positif.
Keikutsertaan Pembina Pramuka dalam rapat tersebut menjadi langkah awal MTsN 2 Rejang Lebong untuk memahami berbagai ketentuan, agenda, serta teknis pelaksanaan Jamda. Informasi yang diperoleh dalam rapat akan menjadi bahan bagi pembina dalam mempersiapkan peserta didik yang akan mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM., melalui Waka Humas, Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr., menyampaikan dukungannya terhadap persiapan peserta didik untuk mengikuti kegiatan kepramukaan tingkat provinsi tersebut.
“Kami mendukung penuh keikutsertaan siswa MTsN 2 Rejang Lebong dalam Jamda Sako Kemenag. Pramuka bukan hanya tentang keterampilan di alam terbuka, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama,” ungkap Ririn.
Ia menambahkan bahwa pembina perlu mempersiapkan siswa secara menyeluruh, baik dari sisi keterampilan kepramukaan maupun kesiapan mental dan fisik.
“Kami berharap pembina dapat menyiapkan siswa dengan sebaik-baiknya. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama madrasah. Karena itu, kesiapan, kedisiplinan, kekompakan, dan sikap selama kegiatan harus menjadi perhatian utama,” lanjutnya.
Sementara itu, Pembina Pramuka MTsN 2 Rejang Lebong, Ropal akan menindaklanjuti hasil rapat dengan melakukan persiapan peserta didik. Siswa yang akan mengikuti Jamda akan disiapkan secara bertahap melalui pembinaan dan latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan.
Persiapan tersebut meliputi penguatan keterampilan dasar kepramukaan, kedisiplinan, kekompakan regu, ketahanan fisik, kepemimpinan, serta kesiapan mental peserta. Dengan persiapan yang matang, siswa diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Kegiatan Jamda Sako Kemenag juga diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran di luar kelas bagi peserta didik. Melalui pengalaman berkemah, bekerja dalam regu, menyelesaikan tantangan, dan berinteraksi dengan peserta dari madrasah lain, siswa dapat memperoleh pengalaman berharga dalam membangun karakter dan kecakapan sosial.
MTsN 2 Rejang Lebong berkomitmen untuk memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi peserta didik. Melalui keikutsertaan dalam Jamda Sako Kemenag 2026, madrasah berharap lahir peserta didik yang tangguh, mandiri, disiplin, berkarakter, serta mampu membawa nama baik madrasah di tingkat Provinsi Bengkulu.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2

.jpeg)

