MTsN 2 Rejang Lebong Ikuti Sosialisasi Implementasi Platform Digital Alef Se-Provinsi Bengkulu
Rejang Lebong, (Humas) — MTsN 2 Rejang Lebong terus mendorong penguatan pembelajaran berbasis teknologi digital melalui peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan platform pembelajaran. Hal tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan Kepala Madrasah bersama sejumlah guru dalam Zoom Meeting Sosialisasi Implementasi Platform Pembelajaran Digital Alef untuk Madrasah se-Provinsi Bengkulu, Kamis (20/8).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dari PTSP MTsN 2 Filial Rejang Lebong dan diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Kegiatan diikuti oleh unsur pimpinan dan guru madrasah dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dalam proses pembelajaran di madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, MTsN 2 Rejang Lebong diwakili oleh Kepala Madrasah, Wawan Herianto, S.Pd., MM., bersama guru Bahasa Arab, Jamilawati, S.Pd.I., Gr. dan Fitria Sandora, S.Pd., Gr.; guru Bahasa Inggris, Yeni Oktavia, S.Pd.I., Gr. dan Ridha April Yanti, S.Pd.I., Gr.; serta guru Matematika, Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Hamdani, M.Pd., Kepala Tim Kurikulum, Dr. H. Sapruni, S.Pd., M.Pd., serta Alef Success Coach Bengkulu, Dian Raflan, M.Pd.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai implementasi dan pemanfaatan platform Alef Education sebagai salah satu media pembelajaran digital yang dapat mendukung proses pembelajaran di madrasah. Platform tersebut diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran merupakan bagian penting dari upaya madrasah meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Madrasah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan dan karakter yang menjadi landasan utama. Platform digital seperti Alef dapat menjadi salah satu sarana bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ujar Wawan.
Ia juga menegaskan bahwa guru perlu terus meningkatkan kompetensi digital agar teknologi tidak hanya digunakan sebagai pelengkap, tetapi benar-benar dapat memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran.
“Kami berharap sosialisasi ini tidak berhenti pada pemahaman teknis penggunaan platform, tetapi dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Guru yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat berbagi pengetahuan dan praktik baik kepada rekan-rekan guru lainnya,” tambahnya.
Keikutsertaan MTsN 2 Rejang Lebong dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran. Pemanfaatan platform Alef diharapkan dapat memperluas pengalaman belajar peserta didik sekaligus membantu guru mengelola pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan era digital.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Filial Rejang Lebong berkomitmen untuk terus membangun budaya pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi, sehingga transformasi digital dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter dan nilai-nilai madrasah.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2

.jpeg)

