Penghulu KUA Curup Bekali Catin Lewat BIMWIN, Siapkan Generasi Keluarga Sakinah yang Tangguh dan Harmonis
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen KUA Curup dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas terus dilakukan melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) bagi calon pengantin (catin). Pada kegiatan yang digelar di penghujung bulan Juni 2026 tersebut, Penghulu KUA Curup, Bapak Ramadan, hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan pembekalan kepada para calon pasangan suami istri sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. (24/6)
Dalam penyampaiannya, Bapak Ramadan menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar prosesi akad yang berlangsung dalam hitungan menit, tetapi merupakan ikatan suci yang membutuhkan kesiapan mental, spiritual, emosional, dan sosial. Oleh karena itu, BIMWIN menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Agama dalam membekali calon pengantin agar mampu membangun rumah tangga yang kokoh dan berkelanjutan.
Materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif dalam keluarga, pengelolaan konflik rumah tangga, kesehatan keluarga, perencanaan ekonomi keluarga, hingga pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang kerap dihadapi pasangan setelah menikah.
Menurut Bapak Ramadan, keberhasilan sebuah rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh rasa cinta semata, tetapi juga oleh kemampuan pasangan dalam membangun komunikasi yang sehat, saling menghormati, serta menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing dengan penuh kesadaran. “Melalui BIMWIN ini, kami berharap seluruh calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Pernikahan adalah ibadah yang panjang, sehingga perlu dipersiapkan dengan baik agar dapat melahirkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.
Kegiatan BIMWIN ini juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk menekan angka perceraian dan berbagai permasalahan keluarga yang dapat muncul akibat kurangnya pemahaman tentang kehidupan berumah tangga. Dengan pembekalan yang tepat, diharapkan para catin mampu membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
Di akhir kegiatan, doa dan harapan dipanjatkan agar seluruh calon pengantin yang telah maupun yang akan melangsungkan pernikahan senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalani kehidupan rumah tangga, serta mampu mewujudkan keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah (SAMAWA), penuh keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan hingga akhir hayat.
KUA Curup terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai program pembinaan keluarga, sebagai bentuk nyata hadirnya Kementerian Agama dalam mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang kuat, harmonis, dan berkualitas.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KUACurup
From : KUA Curup



