H-1 Lebaran Yatim & Penyandang Disabilitas, Kemenag Rejang Lebong Matangkan Persiapan Pelaksanaan
Rejang Lebong (Humas) – Menjelang pelaksanaan program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong menggelar rapat koordinasi dan pemantapan persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026. Rapat tersebut berlangsung di lingkungan Kantor Kemenag Rejang Lebong dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I, pada Rabu (24/6).
Rapat dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi, Penyelenggara, unsur Perencanaan, Keuangan, Umum, serta Tim Humas. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Lebaran Yatim berjalan dengan baik, tertib, dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong menegaskan bahwa Lebaran Yatim merupakan salah satu program nasional Kementerian Agama yang dilaksanakan setiap bulan Muharram sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak-anak yatim serta kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Lebaran Yatim bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada anak-anak yatim. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal,” ujar Rahman.
Pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag meminta seluruh panitia dan jajaran terkait untuk memastikan kesiapan data dan teknis pelaksanaan kegiatan. Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain jumlah anak yatim yang akan menerima bantuan, total bantuan yang telah berhasil dihimpun dari partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, serta jumlah anak yatim yang akan diundang untuk menerima bantuan secara simbolis pada acara utama.
Selain itu, aspek teknis pelaksanaan kegiatan juga menjadi perhatian, mengingat acara Lebaran Yatim tahun ini akan terhubung secara nasional melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Agama Republik Indonesia. Oleh karena itu, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk jaringan internet dan perangkat pendukung virtual meeting, turut dibahas secara rinci dalam rapat tersebut.
Rahman juga mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian para ASN Kemenag Rejang Lebong yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan bagi anak-anak yatim. Menurutnya, kontribusi tersebut mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial yang harus terus dipelihara, terutama pada momentum bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kepedulian terhadap sesama.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan kegiatan Lebaran Yatim sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan persiapan yang matang, diharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan sukses dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menjadi penerima manfaat.
Program Lebaran Yatim sendiri merupakan agenda nasional Kementerian Agama yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Muharram. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat budaya berbagi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui berbagai bentuk bantuan dan santunan.
Melalui rapat pemantapan yang digelar sehari sebelum pelaksanaan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong menunjukkan komitmennya untuk menyukseskan program nasional tersebut sekaligus memastikan bantuan yang diberikan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada anak-anak yatim yang membutuhkan.
Dengan dukungan seluruh jajaran dan partisipasi ASN Kementerian Agama, pelaksanaan Lebaran Yatim 1448 H/2026 M di Kabupaten Rejang Lebong diharapkan berlangsung lancar, khidmat, dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
(PRADA/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpg)
