Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan, Kepala KUA Curup Utara dan Penyuluh Ikuti Zoom EWS SiRUKUN
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial keagamaan serta menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat, Kepala KUA Kecamatan Curup Utara Supianto, S.Ag., M.H.I. bersama para Penyuluh Agama Islam KUA Curup Utara mengikuti kegiatan Zoom Meeting Early Warning System (EWS) SiRUKUN pada Selasa (23/6). Kegiatan tersebut diikuti secara bersama-sama di Balai Nikah KUA Kecamatan Curup Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam KUA Curup Utara, yakni Desi Marlina, S.Pd.I., Laili Afriza Andini, S.Pd., Marliza, S.Pd.I., Parida Sianti, S.Ag., M.Pd., Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I., dan Yessy Misra, S.Pd. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas ASN Kementerian Agama dalam memanfaatkan aplikasi EWS SiRUKUN sebagai sarana pemantauan dan pelaporan kondisi kerukunan umat beragama secara cepat, akurat, dan terukur.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa EWS SiRUKUN merupakan sistem yang dirancang untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan kerukunan di masyarakat. Melalui sistem ini, para penyuluh dan petugas Kementerian Agama dapat melakukan pemetaan, pelaporan, serta tindak lanjut terhadap berbagai dinamika sosial keagamaan yang berpotensi menimbulkan konflik.
Kepala KUA Curup Utara, Supianto, S.Ag., M.HI., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan seluruh jajaran KUA dalam menjaga harmonisasi kehidupan beragama di wilayah binaan masing-masing.
“Sebagai ujung tombak pelayanan dan pembinaan keagamaan di tingkat kecamatan, kita harus mampu membaca kondisi sosial masyarakat secara dini. Melalui EWS SiRUKUN ini, diharapkan seluruh penyuluh dapat lebih responsif dalam memetakan potensi permasalahan dan mengambil langkah-langkah preventif guna menjaga kerukunan umat beragama,” ujar Supianto.
Ia juga menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal penting dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara KUA, penyuluh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing.
Para penyuluh yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan. Selain memperoleh pemahaman teknis terkait penggunaan aplikasi EWS SiRUKUN, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai strategi deteksi dini, mitigasi konflik, serta pentingnya pelaporan yang akurat dan berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan dalam Zoom Meeting EWS SiRUKUN ini, KUA Kecamatan Curup Utara menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan keagamaan serta memperkuat peran strategis dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama di Kabupaten Rejang Lebong.(Humas KUA Curup Utara).
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #Zoom#EWSSiRukun#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



