PAI KUA Curup Tengah Ingatkan Empat Golongan Manusia Merugi Dunia dan Akhirat di MT Nurul Qomar
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I, mengingatkan masyarakat tentang pentingnya memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan melalui kegiatan pembinaan keagamaan di Majelis Taklim (MT) Nurul Qomar Kelurahan Kampung Jawa, Selasa (23/6). Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyuluhan agama dengan materi empat golongan manusia yang merugi di dunia dan akhirat.
Dalam penyampaiannya, PAI KUA Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I, menjelaskan bahwa kerugian yang sebenarnya bukan hanya berkaitan dengan kehilangan harta atau jabatan, tetapi ketika seseorang jauh dari Allah SWT dan tidak memanfaatkan kesempatan hidup untuk memperbanyak amal kebaikan.
“Manusia yang paling merugi adalah mereka yang memiliki kesempatan hidup, tetapi tidak mengisinya dengan ketaatan kepada Allah SWT. Waktu, tenaga, dan nikmat yang diberikan Allah seharusnya menjadi sarana untuk beribadah dan melakukan kebaikan,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, terdapat beberapa golongan manusia yang berpotensi mengalami kerugian dunia dan akhirat, di antaranya orang yang memiliki ilmu tetapi tidak mengamalkannya, orang yang memiliki harta namun tidak menggunakannya di jalan kebaikan, orang yang memiliki kesempatan beribadah tetapi menyia-nyiakannya, serta orang yang mengetahui kebenaran namun enggan mengikutinya.
Siti mengajak jamaah agar senantiasa melakukan evaluasi terhadap diri sendiri (muhasabah), memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta memperkuat hubungan baik dengan sesama manusia. Menurutnya, keberhasilan seorang muslim bukan hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari kesiapan membawa bekal amal menuju kehidupan akhirat.
“Jangan sampai kita termasuk orang yang sibuk mengejar dunia, tetapi lupa mempersiapkan kehidupan akhirat. Dunia hanyalah tempat menanam, sementara akhirat adalah tempat memetik hasil dari apa yang kita lakukan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, jamaah juga diajak untuk memperbanyak amal saleh, menjaga salat, membaca Al-Qur’an, mempererat silaturahmi, serta menjauhi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan penuh antusias. Para jamaah mengikuti materi yang disampaikan dengan baik dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan serta memperdalam pemahaman agama.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, PAI KUA Curup Tengah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan waktu dan kesempatan hidup dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak termasuk golongan yang merugi di dunia maupun di akhirat.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



