Catin Curup Tengah Berwakaf, Strategi Optimalisasi Wakaf Tunai Melalui QRIS
Rejang Lebong (Humas) – Inovasi penguatan literasi wakaf terus dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Tengah, Selasa (23/06). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengajak calon pengantin (catin) untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf tunai melalui pemanfaatan teknologi digital berbasis QRIS. Program ini menjadi strategi optimalisasi penghimpunan wakaf sekaligus menanamkan semangat berbagi dan kepedulian sosial sejak awal membangun rumah tangga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Dalam kesempatan itu, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya wakaf sebagai amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI, menjelaskan bahwa wakaf tunai kini semakin mudah dilakukan melalui sistem pembayaran digital QRIS. Dengan memindai kode QR yang telah disediakan, masyarakat dapat menyalurkan wakaf secara praktis, aman, dan transparan tanpa harus membawa uang tunai.
“Pemanfaatan QRIS merupakan langkah yang sangat efektif untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam berwakaf. Bahkan dengan nominal yang terjangkau, masyarakat sudah dapat ikut berkontribusi dalam program-program kemaslahatan umat,” ujarnya.
Para calon pengantin tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Selain mendapatkan pembekalan tentang kehidupan rumah tangga, mereka juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun budaya filantropi Islam dalam keluarga. Beberapa peserta bahkan langsung memanfaatkan fasilitas QRIS untuk menunaikan wakaf tunai sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut.
Menurut pihak KUA Curup Tengah, keterlibatan calon pengantin dalam gerakan wakaf tunai diharapkan dapat menjadi awal lahirnya keluarga-keluarga yang tidak hanya harmonis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Wakaf dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan umat, baik di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program wakaf tunai melalui QRIS juga sejalan dengan semangat transformasi digital yang terus dikembangkan Kementerian Agama. Melalui pemanfaatan teknologi, layanan keagamaan tidak hanya menjadi lebih mudah diakses, tetapi juga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai program sosial keagamaan.
Dengan adanya gerakan ini, KUA Curup Tengah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya wakaf semakin meningkat serta mampu mendorong terciptanya ekosistem wakaf yang produktif, modern, dan berkelanjutan demi kemaslahatan umat dan pembangunan bangsa.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #KUACurupTengah#BerkhidmatdanBersinergiUntukUmmat#
From : KUA Curup Tengah



