Melalui Bimtek EWS SiRukun, Penyuluh KUA Sindang Dataran Siap Optimalkan Pelaporan dan Deteksi Dini
Rejang Lebong (Humas) - Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pelaporan serta deteksi dini potensi konflik sosial keagamaan, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Dataran, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Early Warning System (EWS) SiRukun yang dilaksanakan secara daring pada Selasa (23/6).
Kegiatan bimtek ini diikuti oleh para peserta yang memiliki peran sebagai inputer, verifikator, dan viewer EWS SiRukun dari tingkat kecamatan se-Kabupaten Rejang Lebong. Tercatat sekitar 83 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan yang bertujuan memperkuat sistem pelaporan dan pemantauan kondisi kerukunan umat beragama di wilayah masing-masing.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag,M.Si yang menekankan pentingnya peran EWS SiRukun sebagai instrumen strategis dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami mekanisme penggunaan aplikasi secara optimal sehingga mampu menyajikan data dan informasi yang akurat serta tepat waktu.
Selanjutnya, peserta menerima arahan dari Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Adib Abdushomad Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa EWS SiRukun merupakan sistem yang dirancang untuk mendukung deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan sosial keagamaan. Oleh karena itu, peran aktif para operator, verifikator, dan pengguna sistem menjadi sangat penting dalam memastikan tersedianya informasi yang valid sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Penyuluh Kua Sindang Dataran Soni Adi Pratama menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman penyuluh terkait penggunaan aplikasi EWS SiRukun.
"Melalui bimtek ini kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata cara penginputan data, proses verifikasi, hingga pemanfaatan informasi dalam EWS SiRukun. Pengetahuan ini akan menjadi bekal penting bagi kami dalam mendukung pelaporan yang akurat serta memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan sosial keagamaan di masyarakat," ujar Soni.
Sementara itu, penyuluh lainnya Irsan mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi melalui EWS SiRukun menjadi langkah strategis dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama.
"Sebagai penyuluh, kami dituntut untuk peka terhadap dinamika yang berkembang di masyarakat. Dengan adanya EWS SiRukun, proses pelaporan dan pemantauan dapat dilakukan secara lebih cepat, terukur, dan terintegrasi. Kami siap mengimplementasikan hasil bimtek ini untuk mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif," tutur Irsan.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh KUA Kecamatan Sindang Dataran berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan memperkuat fungsi deteksi dini, sehingga tercipta kondisi masyarakat yang harmonis, aman, dan rukun di wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan Kementerian Agama dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi guna menjaga kerukunan umat beragama serta mencegah potensi konflik sosial keagamaan sejak dini.
(MELISA/Edwinsya)Hastag : #kuasindangdataran
From : KUA Dataran



