Siswi MAN Rejang Lebong Disambut Meriah Usai Program Pertukaran KL-YES di AS
Rejang Lebong (Humas) – Suasana pembagian rapor semester genap di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong berlangsung istimewa, Sabtu (20/6). Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyambutan meriah bagi salah seorang siswi berprestasi, Hafizha Antari Rahma, yang baru saja menuntaskan program pertukaran pelajar Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES) di Amerika Serikat selama sepuluh bulan.
Acara yang digelar di halaman madrasah itu dihadiri oleh seluruh siswa, dewan guru, serta wali murid. Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, menyampaikan bahwa agenda pembagian rapor kali ini memiliki dua tujuan utama, yakni mengevaluasi capaian belajar siswa sekaligus memberikan apresiasi dan penyambutan resmi bagi Hafizha atas prestasinya di kancah internasional.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua wali yang telah hadir. Kehadiran Bapak dan Ibu menunjukkan dukungan luar biasa terhadap perkembangan pendidikan anak-anak kita. Hari ini, kita juga memiliki agenda istimewa, yakni menyambut kembali putri terbaik kita, Hafizha, yang telah menorehkan prestasi membanggakan di Amerika Serikat," ujar Yusrijal di hadapan para hadirin.
Yusrijal menjelaskan, Hafizha terpilih mengikuti program bergengsi KL-YES yang disponsori Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat. Program ini bertujuan membangun jembatan diplomasi budaya antara AS dan negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk Indonesia. Hafizha berangkat pada Agustus 2025 dan menyelesaikan pendidikannya selama dua semester, hingga resmi diwisuda dengan predikat terbaik pada Juni 2026.
"Proses seleksinya sangat ketat. Dari ribuan pendaftar di seluruh Indonesia, Hafizha mampu bersaing dan menjadi salah satu dari 47 finalis terpilih. Ini kebanggaan luar biasa karena menunjukkan bahwa siswa madrasah kita tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing secara global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak," ungkapnya.
Kendati telah menyelesaikan pendidikan di AS, Yusrijal menegaskan bahwa secara regulasi di Indonesia, Hafizha masih harus mengikuti pembelajaran di kelas XII untuk memperoleh ijazah kelulusan dari MAN Rejang Lebong. Namun, ia meyakini pengalaman dan wawasan global yang diperoleh Hafizha akan menjadi modal berharga dan inspirasi bagi teman-temannya.
"Secara logika, menjadi perwakilan Indonesia di Amerika Serikat adalah hal yang mustahil jika tidak didasari oleh tekad yang besar dan usaha yang maksimal. Kuncinya adalah memiliki cita-cita dan keberanian untuk berjuang," tegas Yusrijal.
Dalam kesempatan itu, Hafizha Antari Rahma diberi waktu untuk berbagi pengalaman selama di AS. Penampilannya disambut sorak sorai siswa dan tepuk tangan hangat dari para wali murid.
"Assalamu’alaikum. Saya Hafizha Antari Rahma, saya berdiri di sini sebagai alumni program KL-YES di Amerika Serikat angkatan 2025-2026," ucapnya.
Hafizha menceritakan, proses seleksi yang ia jalani dimulai sejak kelas XI pada 2025, melalui serangkaian tes esai, wawancara bahasa Indonesia dan Inggris, serta tahapan administratif lainnya. Total durasi seleksi berlangsung hampir satu tahun hingga ia dinyatakan lolos.
"Selama di sana, saya ditempatkan di kelas XII dan telah diwisuda. Saya mendapat kesempatan mengunjungi berbagai kota ikonik seperti Washington DC dan California. Sebagai beasiswa prestisius, semua biaya besar seperti tiket pesawat, visa, hingga uang saku bulanan sudah ditanggung sepenuhnya oleh manajemen program," jelasnya.
Ia juga membagikan pengalaman mempelajari budaya baru, kehidupan sosial, dinamika keberagaman, serta pengalamannya sebagai pelajar Muslim berhijab di lingkungan mayoritas non-Muslim.
"Dengan kembali ke MAN Rejang Lebong, saya berharap kehadiran saya bisa membawa manfaat, menjadi motivasi, dan sumber informasi bagi teman-teman semua. Jangan takut bermimpi besar!" pesan Hafizha.
Di akhir sesi, Hafizha menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, kedua orang tua, teman-teman, dan secara khusus kepada guru pembimbing yang setia mendampinginya selama proses seleksi, yakni Ibu Citra.
Orang tua Hafizha, Yuhmir, turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak madrasah. "Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih banyak kepada sekolah atas perhatian, kepedulian, dan motivasi yang telah diberikan kepada ananda Hafizha selama mengikuti program pertukaran pelajar ini. Semoga ini menjadi berkah bagi kita semua," ujarnya dengan haru.
Puncak acara ditandai dengan seremoni penyambutan resmi Hafizha. Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, didampingi orang tua Hafizha dan disaksikan seluruh dewan guru, siswa, serta wali murid, secara simbolis memasangkan selempang kebanggaan. Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang, pihak madrasah juga memberikan reward berupa satu unit sepeda.
(julita/Edwinsya)Hastag : Preatasimanrejanglebong
From : MAN Rejang Lebong


