Gelar Pengajian Bulanan, Majelis Taklim se-Belitar Muka Galang Sedekah untuk Yatim Piatu
Rejang Lebong (Humas) – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai kegiatan pengajian bulanan Majelis Taklim se-Desa Belitar Muka yang digelar di Masjid Al Munawwarah, Desa Belitar Muka, Senin (15/6). Puluhan jamaah yang didominasi ibu-ibu dari berbagai Majelis Taklim tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan kekeluargaan.
Acara pengajian rutin ini menghadirkan Umi Hamida, YS., S.Pd. sebagai pemateri utama. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan materi dengan tema yang menggugah, yakni “Ciri-Ciri Orang yang Dirindukan oleh Surga.” Dengan gaya penyampaian yang lugas, inspiratif, dan menyentuh hati, Umi Hamida berhasil membawa para jamaah larut dalam renungan mendalam. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian materi dengan penuh perhatian dan kekhusyukan, menciptakan atmosfer spiritual yang terasa sejak awal hingga akhir pengajian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Kelingi, Septi Arjuani, S.Sos. Kehadiran penyuluh agama ini menjadi wujud nyata dukungan serta sinergi KUA dalam pembinaan dan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat di tingkat desa. Sinergi antara lembaga pemerintah dan komunitas keagamaan ini dinilai sangat penting untuk menciptakan ekosistem keagamaan yang kondusif dan berkesinambungan.
Lebih dari sekadar forum kajian ilmu, pengajian bulanan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial. Panitia membuka penggalangan sedekah dari seluruh jamaah yang hadir sebagai bentuk partisipasi aktif dalam membantu sesama. Dana yang berhasil dihimpun dari para donatur akan disalurkan khusus kepada anak-anak yatim piatu di wilayah Desa Belitar Muka. Kegiatan sosial ini digagas sebagai wujud kepedulian nyata masyarakat, sekaligus dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang penuh berkah.
Melalui kegiatan ini, Majelis Taklim se-Desa Belitar Muka diharapkan tidak hanya menjadi wadah peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran agama, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai kesalehan ritual dapat berjalan beriringan dengan kesalehan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang siang tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarjamaah, menandai eratnya tali silaturahmi antarwarga Desa Belitar Muka. Diharapkan pengajian rutin ini terus berlanjut dan menjadi agenda unggulan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli sosial.
(Septi/Edwinsya)Hastag : KUA SINDANG KELINGI
From : KUA S. Kelingi



