Terima Sekapur Sirih, Kepala KUA Sindang Kelingi Hadiri Akhirusanah RA Al Fatih
Rejang Lebong (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Diklat Danau Mas Harum Bastari, Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang, pada Senin (15/6). Bertempat di lokasi tersebut, Yayasan Najibul Munawar menyelenggarakan kegiatan Akhirusanah (pelepasan) siswa-siswi RA Al Fatih. Acara yang menjadi puncak rangkaian pendidikan anak usia dini itu turut dihadiri oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Kelingi, Bastul Biri, S.Sos.I.
Kedatangan kepala KUA disambut hangat oleh jajaran pengurus yayasan dan pendidik. Ketua Yayasan Najibul Munawar, Eko Wagianto, S.Pd.Gr., beserta Kepala RA Al Fatih, Eka Wahyuni, S.Pd.Gr., serta dewan guru dan panitia pelaksana, tampak antusias menyambut kehadiran tamu kehormatan tersebut.
Dalam prosesi pembukaan, Bastul Biri mendapat kehormatan untuk menerima baki sekapur sirih yang dipersembahkan langsung oleh para santri. Tradisi tersebut merupakan simbol penghormatan dan penyambutan bagi tamu istimewa, sekaligus menandai secara resmi dibukanya seluruh rangkaian kegiatan Akhirusanah RA Al Fatih. Momen sakral itu menjadi pembuka jalan bagi serangkaian acara yang sarat akan nilai-nilai religius dan kebersamaan.
Acara pelepasan ini tidak hanya dihadiri oleh unsur internal yayasan, namun juga menghadirkan sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta tokoh pendidikan setempat. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Camat Sindang Kelingi Firdaus Afandi, S.E., perwakilan Kapolsek Sindang Kelingi Rozi S., Pengawas RA Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong Endang Suraji, M.Pd., serta perwakilan Pengurus IGRA Kabupaten Rejang Lebong Emi Juliani, S.Pd. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah dan aparat terhadap kemajuan pendidikan di tingkat dasar.
Dalam sambutannya, pihak yayasan menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para tamu undangan dan dukungan berbagai pihak terhadap perkembangan pendidikan anak usia dini di lingkungan RA Al Fatih. "Kehadiran jajaran pimpinan kecamatan dan tokoh pendidikan hari ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mencetak generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berprestasi," ungkap perwakilan yayasan di hadapan para hadirin.
Sementara itu, Kepala KUA Bastul Biri dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter bangsa. Ia berharap sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kokoh dalam nilai-nilai keislaman.
Suasana haru dan bangga mewarnai jalannya acara ketika para santri menampilkan berbagai kemampuan yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan di RA Al Fatih. Penampilan hafalan surah-surah pendek, doa-doa harian, serta berbagai kreasi seni berhasil memukau para tamu undangan dan orang tua yang hadir. Tak sedikit orang tua yang terlihat menyeka air mata haru menyaksikan putra-putri mereka menunjukkan kebolehan di atas panggung.
Kegiatan Akhirusanah ini menjadi momentum penting bagi para santri yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Lebih dari sekadar ajang perpisahan, acara tersebut juga menjadi wujud syukur atas capaian pendidikan yang telah diraih serta menjadi ajang untuk mempererat sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan pemerintah dalam membangun generasi penerus yang berkarakter Islami.
(Septi/Edwinsya)Hastag : KUA SINDANG KELINGI
From : KUA S. Kelingi



