Dedikasi Tinggi di Tengah Waktu Istirahat, JFU KUA Curup Tetap Layani Pendaftaran Nikah
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh JFU Pengadministrasi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup, Elliya. Di tengah detik-detik menjelang waktu istirahat siang, ia tetap menerima dan memproses pendaftaran nikah dari warga yang datang ke kantor, menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan prima tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat. (11/6)
Kedatangan calon pendaftar yang bertepatan dengan waktu istirahat tidak menjadi alasan bagi Elliya untuk menunda pelayanan. Dengan sikap ramah, sigap, dan profesional, ia langsung memeriksa kelengkapan berkas, memberikan penjelasan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi, serta memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Aparatur yang melayani dengan hati akan memberikan kesan baik bagi masyarakat. Selama masih bisa dilayani, mengapa harus menunda?" ujar Ibu Elliya usai memproses pendaftaran tersebut.
Pelayanan yang diberikan Elliya mendapat apresiasi positif dari masyarakat yang datang. Mereka mengaku merasa terbantu dan dihargai karena tidak diminta kembali di lain hari hanya karena faktor waktu istirahat. Sikap responsif tersebut menegaskan bahwa KUA Kecamatan Curup senantiasa mengedepankan kepentingan publik dan berupaya memberikan kemudahan dalam setiap proses administrasi pernikahan.
Menurut Ibu Elliya, pelayanan kepada masyarakat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Selama masih memungkinkan untuk dilayani dan tidak bertentangan dengan aturan, setiap warga yang datang akan diupayakan memperoleh pelayanan secara maksimal.
"Kami tidak ingin masyarakat kecewa atau harus kembali di hari lain hanya karena keterbatasan waktu. Itu adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai pelayan publik," tambahnya.
Semangat yang ditunjukkan Elliya sejalan dengan komitmen KUA Kecamatan Curup dalam membangun budaya kerja yang profesional, cepat, dan humanis. Pelayanan administrasi nikah tidak hanya sekadar menerima berkas, tetapi juga memberikan pendampingan serta informasi yang jelas agar masyarakat memahami setiap tahapan yang harus dilalui sebelum akad nikah dilaksanakan.
KUA Curup berkeyakinan bahwa kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari kepedulian dan keikhlasan aparatur dalam melayani masyarakat.
Momentum sederhana di penghujung jam kerja sebelum istirahat ini menjadi gambaran nyata bahwa pelayanan yang baik lahir dari inisiatif dan integritas aparatur. Melalui dedikasi para pegawainya, KUA Kecamatan Curup terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, transparan, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.
"Kami berharap apa yang dilakukan Ibu Elliya dapat menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama, bahwa tidak ada kata terlambat atau tidak sempat ketika masyarakat datang dengan harapan," tutup perwakilan KUA Kecamatan Curup.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KuaCurup
From : KUA Curup



