Merawat Lingkungan dan Mengingat Kematian, Jamaah Majelis Taklim Gelar Aksi Bersih Makam
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka mengisi kegiatan Jumat Barokah dengan amal sosial dan kepedulian terhadap lingkungan, jamaah Majelis Taklim binaan Penyuluh Agama Islam Ratih Bulgis, S.Sos melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan area pemakaman umum pada Jumat pagi. (12/6)
Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Taklim Maryani ini diikuti oleh para jamaah dengan penuh semangat. Mereka bersama-sama membersihkan rumput liar, mengumpulkan sampah, serta merapikan lingkungan makam agar terlihat lebih bersih, nyaman, dan terawat.
Penyuluh Agama Islam Ratih Bulgis, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai keislaman yang mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengingatkan umat tentang hakikat kehidupan.
“Melalui kegiatan Jumat Barokah ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan mengingatkan jamaah akan pentingnya mengambil pelajaran dari kehidupan dan kematian. Membersihkan makam bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana muhasabah diri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Maryani mengapresiasi antusiasme jamaah yang hadir. Menurutnya, kegiatan gotong royong seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mempererat ukhuwah dan kekompakan antaranggota majelis taklim.
Kepala KUA Kecamatan Kota Padang, Efrianto, S.Sos.I., M.H., turut memberikan tanggapan positif atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi peran aktif penyuluh agama dan majelis taklim dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan kepedulian sosial.
“Program Jumat Barokah yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Ratih Bulgis bersama jamaah Majelis Taklim ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan patut dicontoh. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkap Efrianto.
Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan religius.
Kegiatan Jumat Barokah ditutup dengan doa bersama serta harapan agar semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
Hastag : #kuakotapadang#penyuluagamaislambergerak
From : KUA Kota Padang



