Kepala KUA Curup Tengah Tekankan Pentingnya Ilmu Rumah Tangga dalam Bimwin Catin
Rejang Lebong (Humas) – Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI, menekankan pentingnya ilmu rumah tangga bagi calon pengantin (catin) saat memberikan materi dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) terhadap empat pasang calon pengantin yang diselenggarakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Tengah, Kamis (11/06). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembekalan bagi pasangan yang akan memasuki kehidupan berumah tangga agar mampu membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Dalam penyampaiannya, Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis menjelaskan bahwa pernikahan tidak hanya membutuhkan kesiapan secara fisik dan finansial, tetapi juga kesiapan ilmu dan pemahaman tentang kehidupan rumah tangga. Menurutnya, banyak persoalan keluarga yang terjadi akibat kurangnya pengetahuan pasangan dalam mengelola hubungan suami istri serta menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan berkeluarga.
“Menikah bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua karakter, dua kebiasaan, bahkan dua keluarga besar. Oleh karena itu, ilmu rumah tangga sangat penting agar pasangan mampu menjalani kehidupan pernikahan dengan penuh tanggung jawab dan saling pengertian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para calon pengantin agar memahami hak dan kewajiban masing-masing dalam rumah tangga. Komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan secara bijaksana menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan keluarga.
Selain itu, peserta Bimwin diberikan pemahaman tentang pentingnya membangun komitmen bersama sejak awal pernikahan, menyusun visi dan misi keluarga, serta menjaga keharmonisan hubungan melalui nilai-nilai agama. Menurutnya, keluarga yang kuat lahir dari pasangan yang memiliki bekal ilmu dan kesadaran untuk terus belajar serta memperbaiki diri.
Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kehidupan rumah tangga, pola komunikasi pasangan, hingga cara menghadapi konflik dalam keluarga.
Kegiatan Bimwin ini merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki ketahanan keluarga yang baik. Melalui pembekalan yang komprehensif, diharapkan setiap pasangan dapat memasuki jenjang pernikahan dengan kesiapan yang matang sehingga mampu mewujudkan keluarga yang bahagia, harmonis, dan berkualitas.
Di akhir kegiatan, Bulkis berpesan kepada seluruh calon pengantin untuk tidak berhenti belajar setelah menikah. Menurutnya, ilmu rumah tangga adalah bekal sepanjang hayat yang perlu terus dipelajari dan diterapkan demi terciptanya keluarga yang kokoh dan menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



