Bersihkan Hati dengan Kalimat Thayyibah, Penyuluh Agama KUA Curup Perkuat Keimanan Jamaah MT Al-Mukhlisin
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen Kementerian Agama dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat terus diwujudkan melalui peran aktif para Penyuluh Agama Islam di lapangan. Sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam pembinaan umat, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup, Oli Sholihat, kembali melaksanakan tugas dan fungsinya dengan mengisi kegiatan pengajian rutin di Majelis Taklim Al-Mukhlisin, Kelurahan Timbul Rejo, Selasa (09/06).
Pada kesempatan tersebut, Oli Sholihat menyampaikan tausiyah bertema “Membersihkan Hati dengan Kalimat Thayyibah”. Tema ini dipilih sebagai pengingat bagi jamaah akan pentingnya memperbanyak dzikir dan ucapan-ucapan baik sebagai sarana membersihkan hati dari berbagai penyakit rohani, seperti iri hati, dengki, sombong, dan prasangka buruk.
Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa kalimat thayyibah seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ilaaha Illallah, dan Allahu Akbar bukan sekadar rangkaian lafaz yang diucapkan oleh lisan, melainkan memiliki kekuatan spiritual yang mampu menenangkan jiwa, memperkuat keimanan, serta mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
“Ketika hati dipenuhi dengan dzikir dan kalimat-kalimat yang baik, maka hati akan menjadi lebih tenang, lapang, dan mudah menerima kebenaran. Sebaliknya, hati yang jauh dari mengingat Allah akan mudah dikuasai oleh kegelisahan dan berbagai penyakit hati,” jelasnya di hadapan jamaah yang mengikuti pengajian dengan penuh antusias.
Selain menyampaikan materi keagamaan, Oli juga mengajak jamaah untuk menjadikan majelis ilmu sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pembinaan umat yang berkelanjutan melalui majelis taklim memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Jamaah Majelis Taklim Al-Mukhlisin tampak mengikuti kegiatan dengan khidmat. Interaksi yang hangat antara penyuluh dan jamaah membuat suasana pengajian semakin hidup, terutama saat sesi tanya jawab yang membahas praktik dzikir dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam KUA Curup dalam memberikan pembinaan, penyuluhan, dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, Kementerian Agama berharap nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin semakin tertanam kuat di tengah kehidupan umat.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #PenyuluhBergerak
From : KUA Curup



