Talkshow Inspiratif KOHATI HMI Curup Hadirkan Penyuluh KUA Selupu Rejang sebagai Narasumber
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Selupu Rejang, Zetti Sarlina, S.Sos.I, menjadi narasumber dalam kegiatan Talkshow Inspiratif yang diselenggarakan oleh Korps HMI-Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Curup pada Minggu (07/06) di Graha Insan Cita (GIC) HMI Cabang Curup.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tersebut mengusung tema “Perempuan sebagai Penjaga Nilai Pancasila di Keluarga dan Masyarakat.” Acara diikuti oleh kader HMI, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap penguatan peran perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai madrasah pertama bagi anak-anak sekaligus agen perubahan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan keluarga agar mampu membentuk generasi yang berakhlak, toleran, dan cinta tanah air.
Ia juga menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun karakter bangsa. Oleh karena itu, perempuan sebagai ibu, pendidik, dan penggerak masyarakat memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Zetti Sarlina menyampaikan, “Perempuan bukan hanya penjaga keharmonisan keluarga, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebangsaan. Melalui keteladanan, pendidikan karakter, dan penguatan nilai keagamaan di lingkungan keluarga, perempuan dapat menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi penerus bangsa.”
Sementara itu, Kepala KUA Selupu Rejang, Ibnu Hajar, S.Ag., M.H.I., memberikan apresiasi atas keterlibatan penyuluh KUA dalam kegiatan kepemudaan dan kebangsaan yang diselenggarakan oleh HMI Cabang Curup. Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terkait nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan secara beriringan.
"Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami bahwa nilai-nilai Pancasila sejalan dengan ajaran agama. Kami mendukung penyuluh agama untuk terus hadir di tengah masyarakat dan kalangan mahasiswa guna memberikan pencerahan, khususnya terkait penguatan keluarga, moderasi beragama, dan pembangunan karakter bangsa," ujar Ibnu Hajar.
Lebih lanjut, ia berharap sinergi antara KUA, organisasi kemahasiswaan, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus ditingkatkan dalam upaya membangun generasi muda yang religius, moderat, serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Pancasila.
Kegiatan talkshow berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pandangan dan pengalaman terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga dan masyarakat turut mewarnai jalannya kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kesadaran bersama mengenai pentingnya peran perempuan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, sehingga tercipta keluarga yang harmonis, masyarakat yang toleran, serta bangsa yang semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
(Okfa/Edwinsya)Hastag : #kemenagRI #kemenagberdampak #umatrukunsinergi #kuakeren #kuahebat
From : KUA Selupu Rejang



