KUA Curup Jadi Lokus Penelitian Ekoteologi, Kepala KUA Terima Tim Peneliti IAIN Curup Bahas Program Lingkungan Kemenag
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup mendapat perhatian kalangan akademisi. Kepala KUA Curup, H. Suryono, menerima kunjungan tim penelitian dari IAIN Curup yang dipimpin oleh Yusefri untuk melakukan wawancara dan pengumpulan data terkait implementasi program lingkungan hidup di lingkungan Kementerian Agama. (8/6)
Penelitian tersebut mengangkat tema “Ekoteologi sebagai Ibadah Sosial Institusi: Analisis Implementasi Program Lingkungan Kementerian Agama pada KUA se-Kabupaten Rejang Lebong.” Tema ini menjadi sangat relevan di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan yang tidak hanya dipandang dari aspek ilmiah, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keterbukaan, Kepala KUA Curup memberikan berbagai informasi mengenai pelaksanaan program-program lingkungan yang telah dijalankan di KUA Curup. Wawancara mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan internal, upaya penghijauan, pengelolaan kebersihan lingkungan kantor, edukasi kepada masyarakat, hingga peran penyuluh agama dalam mengkampanyekan nilai-nilai pelestarian lingkungan berbasis ajaran agama.
H. Suryono menjelaskan bahwa konsep ekoteologi sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan manusia untuk menjaga keseimbangan alam dan menghindari kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, KUA tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pelayanan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup. “Agama mengajarkan bahwa menjaga alam adalah bagian dari amanah yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Karena itu, program-program lingkungan yang dijalankan Kementerian Agama merupakan bentuk nyata implementasi nilai keagamaan dalam kehidupan sosial,” jelasnya.
Sementara itu, Yusefri menyampaikan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai sejauh mana program lingkungan hidup Kementerian Agama telah diimplementasikan oleh KUA di Kabupaten Rejang Lebong. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi dalam penguatan program ekoteologi di masa mendatang.
Selama proses wawancara, tim peneliti juga melakukan pengamatan terhadap kondisi lingkungan kantor serta berbagai kegiatan yang mendukung terciptanya budaya peduli lingkungan. Data yang diperoleh nantinya akan dianalisis untuk melihat kontribusi KUA sebagai institusi keagamaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Kunjungan akademik ini menjadi bukti bahwa KUA Curup tidak hanya aktif dalam pelayanan keagamaan dan administrasi masyarakat, tetapi juga berperan dalam mendukung gerakan lingkungan hidup yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Melalui sinergi antara dunia akademik dan institusi pemerintah, diharapkan lahir berbagai inovasi dan rekomendasi yang mampu memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas bahwa menjaga alam bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan juga merupakan bentuk ibadah sosial yang harus diwujudkan bersama demi terciptanya kehidupan yang harmonis antara manusia, agama, dan lingkungan.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KUACurup
From : KUA Curup



