Remedial Pasca ASAT, Upaya MIN 1 Rejang Lebong Optimalkan Capaian Kompetensi Siswa
Rejang Lebong (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus berupaya mengoptimalkan capaian kompetensi peserta didik melalui pelaksanaan kegiatan remedial pasca Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis madrasah dalam membantu siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar agar dapat memperbaiki hasil belajarnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Salah satu kegiatan remedial dilaksanakan oleh guru mata pelajaran Bahasa Arab, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., kepada siswa kelas V pada Senin (08/06) di ruang kelas. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah siswa yang masih memerlukan perbaikan nilai setelah pelaksanaan ASAT. Melalui remedial, siswa diberikan kesempatan untuk mengulang materi, memperdalam pemahaman, serta menyelesaikan tugas yang telah disiapkan guru sesuai dengan indikator kompetensi yang belum tercapai.
Randi menjelaskan bahwa kegiatan remedial bukan sekadar upaya memperbaiki nilai, melainkan juga sarana untuk memastikan peserta didik benar-benar memahami materi yang telah dipelajari selama satu semester. Menurutnya, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan hasil belajar melalui bimbingan dan pendampingan yang diberikan guru.
“Kegiatan remedial ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dalam membantu siswa mencapai ketuntasan belajar. Harapannya, siswa dapat memahami kembali materi yang belum dikuasai dan memperoleh hasil yang lebih baik,” ujar Randi saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan remedial dan pengayaan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Koordinator Bidang Kurikulum MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.SD. Ia mengarahkan seluruh guru untuk melaksanakan program remedial bagi siswa yang belum tuntas serta pengayaan bagi siswa yang telah mencapai target pembelajaran. Selain itu, setiap guru juga diminta menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk dokumentasi dan evaluasi pelaksanaan program.
Hilda menegaskan bahwa kegiatan remedial dan pengayaan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang berkelanjutan. “Setelah ASAT, seluruh guru kami instruksikan untuk melaksanakan remedial dan pengayaan sesuai kebutuhan siswa. Kegiatan ini penting agar tidak ada peserta didik yang tertinggal dalam mencapai kompetensi yang diharapkan. Kami juga meminta setiap guru membuat laporan sebagai bahan evaluasi dan arsip madrasah,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu siswa kelas V C yang mengikuti remedial, Zio, mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki hasil belajarnya. Ia merasa kegiatan tersebut membantunya memahami kembali materi yang sebelumnya masih sulit dipahami. “Saya jadi bisa belajar lagi materi yang belum saya mengerti. Semoga nilai saya bisa lebih baik setelah mengikuti remedial ini,” ungkap Zio.
Dengan pelaksanaan remedial dan pengayaan secara terstruktur, MIN 1 Rejang Lebong berharap seluruh peserta didik dapat mencapai kompetensi yang ditargetkan serta memperoleh hasil belajar yang optimal. Program ini juga menjadi bukti komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan setiap siswa.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



