Teliti Pengaruh Model Team Games Tournament, Mahasiswa IAIN Curup Wawancarai Guru MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka mengumpulkan data penelitian, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Curup, Yaumaz Zulaiha, melaksanakan wawancara dengan guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Yansa Andresta, M.Pd, pada Sabtu (06/06). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penggalian informasi terkait pengaruh model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Al-Qur'an Hadis pada siswa kelas III.
Wawancara berlangsung dalam suasana yang hangat dan komunikatif. Berbagai pertanyaan diajukan oleh Yaumaz Zulaiha guna memperoleh informasi yang akurat mengenai penerapan model pembelajaran TGT, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan di kelas, hingga dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik.
Yaumaz Zulaiha menjelaskan bahwa kegiatan wawancara ini merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan penelitian yang sedang dilakukannya. Menurutnya, informasi yang diperoleh langsung dari guru yang berpengalaman akan menjadi data yang sangat berharga dalam mendukung kualitas penelitiannya.
“Melalui wawancara ini, saya ingin memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai penerapan model pembelajaran Team Games Tournament pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis. Informasi dari guru sangat membantu untuk memperkuat data penelitian yang sedang saya lakukan,” ungkap Yaumaz.
Sementara itu, Yansa Andresta, M.Pd menyambut baik kegiatan wawancara yang dilakukan mahasiswa IAIN Curup tersebut. Ia menilai bahwa penelitian mengenai model pembelajaran inovatif sangat penting untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang madrasah ibtidaiyah.
“Model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament memiliki sejumlah keunggulan karena mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Melalui kegiatan kelompok dan permainan edukatif, siswa menjadi lebih termotivasi untuk memahami materi yang disampaikan, termasuk pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis,” jelas Yansa.
Lebih lanjut, Yansa menambahkan bahwa penerapan model pembelajaran yang tepat dapat memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik. Selain meningkatkan pemahaman materi, model TGT juga dapat melatih kerja sama, komunikasi, dan rasa tanggung jawab siswa dalam proses pembelajaran.
Kegiatan wawancara ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas pendidikan. Melalui penelitian yang dilakukan mahasiswa, diharapkan dapat lahir berbagai rekomendasi dan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.
MIN 1 Rejang Lebong senantiasa terbuka dalam mendukung kegiatan akademik dan penelitian yang dilakukan mahasiswa. Dengan adanya kerja sama seperti ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan yang lebih berkualitas dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar peserta didik.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



