MTsN 2 Rejang Lebong Ikuti Zoom Meeting Teknis Penerbitan Ijazah Tahun 2026
Rejang Lebong (Humas) – MTsN 2 Rejang Lebong mengikuti Zoom Meeting Teknis Penerbitan Ijazah Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Kamis (4/6). Kegiatan ini diikuti oleh kepala madrasah, operator madrasah, serta pengelola administrasi pendidikan dari berbagai madrasah guna memastikan proses penerbitan ijazah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama, Dr. H. Hamdani, M.Pd., memberikan arahan terkait pentingnya ketelitian dalam proses penerbitan ijazah. Ia mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar memperhatikan keakuratan data siswa sehingga tidak terjadi kesalahan penulisan pada dokumen ijazah.
"Penulisan data pada ijazah harus dilakukan dengan sangat teliti. Kesalahan sekecil apa pun dapat berakibat pada proses administrasi siswa di masa mendatang. Selain itu, madrasah juga tidak diperkenankan menahan ijazah siswa karena hal tersebut dapat menimbulkan risiko dan permasalahan administratif," tegas Hamdani.
Pada kesempatan yang sama, materi teknis disampaikan oleh Sapruni yang menjelaskan petunjuk teknis penerbitan ijazah tahun 2026. Ia memaparkan bahwa data yang telah terinput dalam aplikasi akan menjadi dasar pengisian blangko ijazah sehingga validitas dan ketepatan data harus benar-benar diperhatikan.
Menurutnya, proses penerbitan ijazah diperkirakan paling cepat dapat dilakukan pada bulan Juli 2026 setelah seluruh tahapan administrasi selesai. Ia juga menjelaskan bahwa Surat Keterangan Lulus (SKL) menggunakan tanggal kelulusan siswa, sedangkan tanggal pada ijazah akan disesuaikan dengan waktu pencetakan dokumen tersebut.
MTsN 2 Rejang Lebong mengutus Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Apriliandi, M.Pd., untuk mewakili Kepala Madrasah dalam kegiatan tersebut. Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., berhalangan hadir karena sedang mengikuti kegiatan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bersama Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik.
Selain itu, madrasah juga menugaskan Rustam selaku operator madrasah untuk mengikuti kegiatan secara penuh guna memahami setiap tahapan teknis penerbitan ijazah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Apriliandi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk memastikan proses penerbitan ijazah di MTsN 2 Rejang Lebong berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi kesalahan administrasi.
"Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak informasi penting terkait prosedur penerbitan ijazah. Insyaallah seluruh data siswa akan diverifikasi secara cermat agar proses penerbitan ijazah berjalan lancar dan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan," ujarnya.
Sementara itu, Rustam sebagai operator madrasah mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih rinci mengenai pengelolaan data ijazah, mulai dari validasi data siswa hingga proses pengisian blangko ijazah sesuai ketentuan terbaru.
Dengan mengikuti zoom meeting ini, MTsN 2 Rejang Lebong menunjukkan komitmennya untuk memberikan layanan administrasi pendidikan yang profesional, akurat, dan sesuai regulasi demi mendukung kebutuhan peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah.
(April/Edwinsya)Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
.jpg)