Jelang ASAS, Ketua Kelas Jadi Garda Terdepan Pengelolaan HP Siswa di MTsN 2 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka menjaga ketertiban dan mencegah penyalahgunaan handphone selama pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), MTsN 2 Rejang Lebong menerapkan program pengelolaan handphone siswa sebelum ujian berlangsung. Program ini melibatkan ketua kelas sebagai motor penggerak dalam mengumpulkan dan menjaga handphone siswa sebelum memasuki ruang ujian.
Kegiatan tersebut mulai diterapkan pada pelaksanaan ASAS, Kamis (4/6). Ketua kelas bekerja sama dengan wali kelas untuk datang lebih awal ke madrasah, sebelum pukul 07.00 WIB, guna menerima dan mengamankan handphone siswa yang dibawa ke sekolah.
Setelah dikumpulkan, handphone siswa disimpan di tempat yang telah ditentukan dan baru dikembalikan setelah seluruh rangkaian ujian selesai dilaksanakan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penggunaan perangkat yang dapat mengganggu konsentrasi belajar maupun menimbulkan potensi kecurangan selama asesmen.
Wali Kelas VIII A, Fitria Sandora, S.Pd., mengatakan bahwa keterlibatan ketua kelas merupakan bentuk pembelajaran tanggung jawab dan kepemimpinan bagi siswa.
"Kami memberikan kepercayaan kepada ketua kelas untuk membantu mengelola handphone teman-temannya sebelum ujian. Dengan adanya kerja sama ini, pelaksanaan ujian menjadi lebih tertib dan siswa dapat lebih fokus menghadapi asesmen," ujarnya.
Menurut Fitria, program tersebut juga mendapat dukungan dari para siswa karena bertujuan menciptakan suasana ujian yang nyaman dan kondusif.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Jauhari, S.H.I., Gr., menjelaskan bahwa program penitipan handphone merupakan salah satu langkah preventif yang diterapkan madrasah untuk meminimalkan penyalahgunaan teknologi di kalangan siswa.
"Program ini dibuat agar tidak terjadi penyalahgunaan handphone. Kadang-kadang jika tidak terkontrol, sebelum ujian siswa justru lebih banyak bermain handphone daripada mempersiapkan diri untuk belajar. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan suasana yang lebih kondusif sehingga siswa dapat fokus menghadapi ujian," jelas Jauhari.
Ia menambahkan bahwa penggunaan teknologi harus tetap diarahkan pada hal-hal yang positif dan mendukung proses pembelajaran. Karena itu, pengawasan yang baik diperlukan agar siswa dapat memanfaatkan perangkat digital secara bijak.
Pelaksanaan program tersebut berjalan lancar dengan dukungan wali kelas, ketua kelas, serta seluruh siswa. Selain membantu menjaga integritas pelaksanaan ujian, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran kepada peserta didik.
Melalui berbagai inovasi dan langkah preventif yang diterapkan selama ASAS, MTsN 2 Rejang Lebong terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang tertib, aman, dan mendukung peningkatan prestasi akademik siswa.
(April/Edwinsya)Hastag : #humasmtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



.jpg)