Cegah Stunting dari Pelaminan, Penyuluh BKKBN Bekali Catin KUA Curup Utara dengan Edukasi 4T dan Pemeriksaan Kesehatan Pranikah
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya menyiapkan keluarga yang sehat dan berkualitas serta mencegah stunting sejak dini, Penyuluh BKKBN Kecamatan Curup Utara, Titin Lusiany, S.KM, memberikan bimbingan penyuluhan kepada calon pengantin (catin) di KUA Curup Utara pada Selasa (2/6). Kegiatan ini mengangkat tema “Cegah Stunting dari Pelaminan” melalui edukasi mengenai konsep 4T serta pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.
Dalam penyampaiannya, Titin Lusiany menjelaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya dimulai saat kehamilan, tetapi sejak masa persiapan pernikahan. Salah satu langkah penting yang perlu dipahami oleh calon pengantin adalah menghindari risiko 4T, yaitu terlalu muda menikah, terlalu tua hamil, terlalu dekat jarak kelahiran, dan terlalu banyak melahirkan. Keempat kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan bagi ibu maupun anak.
Selain memberikan pemahaman mengenai 4T, Titin juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan pranikah. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dapat membantu mendeteksi lebih dini berbagai kondisi yang berpotensi memengaruhi kesehatan pasangan maupun calon buah hati, sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.
“Calon pengantin perlu memastikan kondisi kesehatannya sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Dengan kesehatan yang baik dan perencanaan keluarga yang matang, peluang melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting akan semakin besar,” ungkap Titin di hadapan para peserta.
Para calon pengantin tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta langkah-langkah yang perlu dipersiapkan menjelang pernikahan.
Kepala KUA Curup Utara, Supianto, S.Ag., M.H.I, menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut. Menurutnya, sinergi antara KUA dan BKKBN sangat penting dalam memberikan pembekalan yang komprehensif kepada calon pengantin, tidak hanya terkait aspek keagamaan, tetapi juga kesehatan dan ketahanan keluarga.
Melalui kegiatan ini diharapkan para calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan, merencanakan keluarga secara bijak, serta mengambil langkah-langkah preventif guna melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Pencegahan stunting sejak masa pranikah menjadi investasi penting dalam mewujudkan keluarga sakinah sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia di masa depan.
(Rodia /Edwinsya)Hastag : #Bp4#StopStunting#Berencanaitukeren#BKKBN#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



.jpg)