Cegah Konflik Keluarga, PAI KUA Curup Utara Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Pasangan Suami Istri
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya membekali calon pengantin dengan pemahaman yang komprehensif tentang kehidupan berumah tangga, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Desi Marlina, S.Pd.I, memberikan edukasi mengenai etika bermedia sosial bagi pasangan suami istri kepada calon pengantin (catin) di Balai Nikah KUA Curup Utara, Selasa (2/6).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bimbingan dan penasehatan pranikah yang rutin dilaksanakan KUA Curup Utara guna mempersiapkan pasangan dalam membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Dalam penyampaiannya, Desi Marlina menekankan bahwa media sosial memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Namun, penggunaan yang tidak tepat dapat memicu berbagai persoalan dalam rumah tangga, seperti kesalahpahaman, kecemburuan, hingga konflik yang berujung pada keretakan hubungan keluarga.
“Media sosial hendaknya dijadikan sarana untuk menyebarkan kebaikan, mempererat silaturahmi, dan menambah wawasan. Pasangan suami istri perlu menjaga etika dalam bermedia sosial, menghindari unggahan yang dapat menyinggung pasangan, serta tidak membuka aib keluarga kepada publik,” jelas Desi Marlina.
Selain membahas etika bermedia sosial, para calon pengantin juga diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri dalam rumah tangga. Menurutnya, keseimbangan antara hak dan kewajiban serta komunikasi yang baik menjadi fondasi utama dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.
Desi Marlina juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan dalam hubungan rumah tangga. Setiap pasangan diharapkan mampu membangun keterbukaan, saling menghargai privasi, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan prasangka yang dapat merusak keharmonisan keluarga.
Para calon pengantin tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar tantangan rumah tangga di era digital, termasuk cara menyikapi penggunaan media sosial agar tetap sejalan dengan nilai-nilai agama dan norma keluarga.
Melalui kegiatan ini, KUA Curup Utara berharap para calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk membangun rumah tangga yang sehat, harmonis, dan mampu menghadapi dinamika kehidupan modern dengan bijaksana. Edukasi mengenai etika bermedia sosial menjadi salah satu langkah preventif dalam mencegah konflik keluarga sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di era digital.
(Rodia /Edwinsya)Hastag : #bp4#CegahKonflikKeluarga#EraDigital#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara

.jpg)

