Tim Peneliti IAIN Curup Kunjungi KUA Bermani Ulu Raya untuk Kajian Ekoteologi Kementerian Agama
Rejang Lebong (Humas) – Kamis (4/6), tim peneliti dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup melaksanakan kunjungan penelitian ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bermani Ulu Raya. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I IAIN Curup, Prof. Dr. Yusefri, M.Ag., dan didampingi oleh Ustadz Jalaludin. Penelitian yang diusung bertajuk “Ekoteologi Kementerian Agama: Analisis Implementasi Program di Lingkup Kementerian Agama.”
Rombongan tim peneliti disambut hangat oleh Kepala KUA Bermani Ulu Raya, Jamaan Nur, S.Ag., M.Pd., beserta jajaran pegawai dan penyuluh agama. Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan diskusi mendalam mengenai pelaksanaan berbagai program Kementerian Agama yang memiliki keterkaitan dengan penguatan kesadaran lingkungan hidup berbasis nilai-nilai keagamaan.
Dalam sambutannya, Prof. Yusefri menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi program ekoteologi di tingkat satuan kerja Kementerian Agama, khususnya pada KUA yang merupakan garda terdepan pelayanan keagamaan di masyarakat.
"Ekoteologi tidak hanya berbicara tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga bagaimana ajaran agama mampu membentuk perilaku masyarakat yang peduli terhadap alam dan keberlanjutan lingkungan hidup," ujar Prof. Yusefri.
Selama kunjungan, tim peneliti melakukan wawancara, diskusi, serta pengumpulan data terkait berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan KUA Bermani Ulu Raya. Beberapa aspek yang menjadi fokus antara lain peran penyuluh agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam secara bijak, serta penanaman nilai-nilai keagamaan yang mendorong terciptanya budaya cinta lingkungan.
Kepala KUA Bermani Ulu Raya, Jamaan Nur, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai salah satu lokasi penelitian. Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pengembangan program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pelestarian lingkungan hidup.
"Melalui program ekoteologi, masyarakat diajak memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan. Alam yang terjaga akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan generasi sekarang maupun generasi mendatang," ujarnya.
Diskusi juga menyentuh berbagai tantangan yang dihadapi dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat. Pihak KUA menyampaikan sejumlah pengalaman lapangan yang diharapkan dapat memperkaya hasil penelitian serta memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan program ekoteologi di daerah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Melalui penelitian ini, diharapkan lahir rekomendasi yang dapat memperkuat implementasi program ekoteologi Kementerian Agama, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat semakin berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.
(LAILIYA /Edwinsya)Hastag : KUA Bermani Ulu Raya
From : KUA Bermni Ulu Raya

.jpg)

