Semangat Dakwah Tak Kenal Hari Libur, Penyuluh KUA Curup Kupas Keutamaan Hari Tasyrik di Talang Benih
Rejang Lebong (Humas) – Semangat menyebarkan ilmu agama tidak mengenal hari kerja maupun hari libur. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup, Ibu Oli Sholihat, S.Ag, yang tetap aktif menjalankan tugas pembinaan umat dengan mengisi kegiatan pengajian di Majelis Taklim Miftahul Jannah, Kelurahan Talang Benih, pada Senin (01/06).
Kegiatan pengajian yang dihadiri oleh jamaah ibu-ibu majelis taklim tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Dalam kesempatan itu, Ibu Oli Sholihat menyampaikan materi tentang keutamaan Hari Tasyrik, yaitu hari-hari yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah setelah Hari Raya Iduladha.
Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa Hari Tasyrik merupakan hari yang memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Rasulullah SAW menyebut hari-hari tersebut sebagai hari untuk makan, minum, dan memperbanyak zikir kepada Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengisi Hari Tasyrik dengan berbagai amalan kebaikan, seperti memperbanyak takbir, tahmid, tahlil, bersedekah, menjaga silaturahmi, serta meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
"Momentum Hari Tasyrik hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan. Selain itu, semangat berkurban juga mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Ibu Oli di hadapan jamaah.
Para peserta pengajian tampak mengikuti materi dengan penuh perhatian. Sesi tanya jawab yang berlangsung setelah penyampaian materi juga berjalan interaktif, menunjukkan tingginya minat jamaah untuk memahami lebih dalam tentang hukum dan amalan yang dianjurkan selama Hari Tasyrik.
Ketua Majelis Taklim Miftahul Jannah menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dedikasi Penyuluh Agama Islam KUA Curup yang tetap meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan keagamaan meskipun bertepatan dengan hari libur. Menurutnya, kehadiran penyuluh sangat membantu meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya kaum ibu.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Curup terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Semangat dakwah yang ditunjukkan oleh Ibu Oli Sholihat menjadi teladan bahwa pengabdian kepada umat dapat dilakukan kapan saja demi terwujudnya masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia.
"Hari Libur Tetap Berdakwah, Penyuluh KUA Curup Ajak Jamaah Miftahul Jannah Raih Keutamaan Hari Tasyrik" menjadi bukti bahwa semangat menyebarkan ilmu agama tidak pernah mengenal batas waktu dan kesempatan.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #PenyuluhBergerak
From : KUA Curup



