Kupas Hadits tentang Syubhat, Ustadz Wahyu Mustaqim Isi Pengajian Rutin di Desa Belitar Seberang
Rejang
Lebong (Humas) – Majelis Taklim Nurul Huda kembali menggelar kegiatan pengajian
rutin pada Sabtu malam Ahad (30/5). Bertempat di Masjid Al Ikhlas, Desa Belitar
Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, pengajian tersebut berlangsung khidmat dan
penuh semangat kebersamaan.
Acara
yang dimulai selepas salat Isya ini menghadirkan Ustadz Wahyu Mustaqim, Lc.
sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas secara mendalam
Hadits Arbain ke-6 yang membahas tentang pentingnya menjaga diri dari perkara
yang samar (syubhat) demi menjaga kesucian agama dan kehormatan seorang muslim.
"Memahami
apa yang halal dan haram secara jelas adalah fondasi, namun kemampuan
menghindari perkara syubhat adalah benteng sejati bagi hati dan amal
kita," ujar Ustadz Wahyu di hadapan para jemaah.
Antusiasme
warga terlihat sangat tinggi. Puluhan jemaah yang terdiri dari bapak-bapak dan
ibu-ibu asal Desa Belitar Seberang memadati masjid. Menariknya, pengajian rutin
ini tidak hanya memikat warga lokal, tetapi juga dihadiri oleh beberapa anggota
majelis taklim dari desa tetangga, yaitu Desa Belitar Muka, yang sengaja datang
untuk menyambung tali silaturahmi dan mengikuti kajian bersama.
Turut
hadir dalam kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Sindang Kelingi, Septi Arjuani, S.Sos. Dalam kesempatan tersebut,
beliau mengapresiasi konsistensi Majelis Taklim Nurul Huda dalam menghidupkan
syiar Islam di tingkat desa.
"Kegiatan
seperti ini bukan sekadar wadah menuntut ilmu (thalaibul 'ilmi), tetapi juga
menjadi jembatan silaturahmi yang kuat antarwarga desa di Kecamatan Sindang
Kelingi. Kehadiran jemaah dari Belitar Muka menunjukkan indahnya ukhuwah
Islamiyah di lingkungan kita," tutur Septi Arjuani.
Hastag : Kua sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi



