DAERAH
PENDIDIKAN
25 Mei 2026
23
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Gali Penerapan Pendidikan Gender, Mahasiswa IAIN Curup Kunjungi MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Curup melaksanakan kegiatan observasi dan wawancara di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong pada Senin (25/05). Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali informasi terkait penerapan pendidikan anak berperspektif gender di lingkungan madrasah. Observasi berlangsung di ruang guru dan disambut baik oleh pihak madrasah.
Sebanyak enam mahasiswa PGMI yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Alya Syaqinah, Bunga Ayu Destita, Melani Monika, M. Ammar Adzikru, Nova Eliza, dan Zhava Zafira. Kehadiran mereka merupakan bagian dari tugas mata kuliah Pendidikan Anak Berperspektif Gender yang mengharuskan mahasiswa melakukan pengamatan langsung di lembaga pendidikan.
Dalam pelaksanaan observasi, para mahasiswa melakukan wawancara kepada beberapa guru, di antaranya Gustina Feriyanti, S.Pd.I serta Koordinator Bidang Kurikulum, Hilda Kurniati, S.Pd.SD. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai penerapan kesetaraan gender dalam proses pembelajaran, pola interaksi siswa, hingga kebijakan madrasah dalam mendukung pendidikan yang ramah anak.
Koordinator Bidang Kurikulum, Hilda Kurniati, S.Pd.SD menyampaikan bahwa madrasah selalu berupaya memberikan pelayanan pendidikan yang adil dan setara bagi seluruh peserta didik tanpa membedakan gender. Menurutnya, lingkungan belajar yang nyaman dan inklusif menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter siswa.
“Kami berusaha menciptakan suasana belajar yang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa, baik laki-laki maupun perempuan, untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Pendidikan berperspektif gender penting diterapkan sejak dini agar anak-anak memiliki sikap saling menghargai,” ujar Hilda.
Sementara itu, Gustina Feriyanti, S.Pd.I menambahkan bahwa penerapan pendidikan berperspektif gender juga dilakukan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari di madrasah. Ia menilai bahwa sikap menghormati, bekerja sama, dan saling membantu antar siswa terus ditanamkan melalui berbagai aktivitas pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Salah satu mahasiswa peserta observasi, Alya Syaqinah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami penerapan pendidikan anak berperspektif gender secara langsung di madrasah. Menurutnya, hasil observasi tersebut akan menjadi bahan pembelajaran sekaligus referensi dalam penyusunan tugas perkuliahan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak MIN 1 Rejang Lebong yang telah menerima dan memberikan informasi dengan baik. Banyak hal yang kami pelajari dari kegiatan ini, terutama tentang bagaimana madrasah membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan ramah anak,” ungkap Alya.
Pihak madrasah pun berharap kegiatan observasi semacam ini dapat terus terjalin sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Selain menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.
(Randi/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



