Melalui Majelis Rumah ke Rumah, Penyuluh KUA Selupu Rejang Ingatkan Hakikat Dunia sebagai Titipan Allah
Rejang Lebong (Humas) — Penyuluh
Agama Islam KUA Selupu Rejang, Okfa Muthmainnah melaksanakan penyuluhan
keagamaan pada kegiatan Majelis Ilmu Al Ikhlas di Kelurahan Simpang Nangka pada
Sabtu (23/5).
Kegiatan
yang dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah warga tersebut tidak
hanya menjadi sarana menuntut ilmu agama, tetapi juga sebagai ajang mempererat
silaturahmi dan ukhuwah antarwarga di lingkungan setempat. Jamaah yang
mayoritas terdiri dari ibu-ibu tampak antusias mengikuti tausiyah dan diskusi
keagamaan yang disampaikan.
Dalam
penyampaiannya, Okfa Muthmainnah mengingatkan pentingnya memahami konsep zuhud
dalam kehidupan sehari-hari, yakni menempatkan urusan dunia dan harta sebatas
di tangan, bukan di dalam hati.
“Kita
boleh memiliki harta, aset, dan kesibukan duniawi, tetapi jangan sampai hati
kita terikat dan bergantung penuh kepada dunia. Konsep zuhud bukan berarti
meninggalkan dunia, melainkan menyadari bahwa semua yang ada di muka bumi ini
hanyalah titipan Allah SWT yang bergerak atas ketentuan takdir-Nya. Ketika hati
tidak terlalu mencintai dunia, maka kita akan lebih mudah bersyukur, ikhlas,
dan tenang menjalani kehidupan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Selain
itu, ia juga mengingatkan jamaah tentang keutamaan amalan-amalan pada bulan
Zulhijjah, khususnya puasa sunnah di awal Zulhijjah dan puasa Arafah yang
memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Jamaah diajak memanfaatkan momentum
bulan mulia tersebut untuk memperbanyak ibadah, dzikir, sedekah, dan amal saleh
lainnya.
Ketua
Majelis Al Ikhlas Kelurahan Simpang Nangka, Murni menyampaikan rasa syukur atas
kehadiran penyuluh agama yang terus aktif memberikan pembinaan keagamaan kepada
masyarakat.
“Kegiatan
majelis dari rumah ke rumah ini membuat hubungan antarwarga semakin dekat dan
harmonis. Materi yang disampaikan juga sangat menyejukkan hati serta menjadi
pengingat bagi kami agar tidak terlalu cinta dunia dan lebih semangat dalam
beribadah, terutama menyambut bulan Zulhijjah,” tutur Murni.
Sementara
itu, Kepala KUA Selupu Rejang, Ibnu Hajar mengapresiasi peran aktif penyuluh
agama dalam membina masyarakat melalui kegiatan majelis ilmu yang rutin
dilaksanakan di lingkungan warga.
“Majelis
ilmu seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman keagamaan
sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat. Penyuluh agama diharapkan terus
hadir memberikan pencerahan dan pembinaan agar nilai-nilai keislaman dapat
tumbuh dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial,” ujar Ibnu Hajar.
Hastag : #kemenagberdampak #harlahiparike-3 #Iparimerawatindonesia #kuaselupurejang
From : KUA Selupu Rejang



