Pengajian Rutin BKM Al Munawarrah Bahas Makna Sujud, Tingkatkan Kualitas Ibadah Jamaah
Rejang
Lebong (Humas)
— Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Munawarrah Desa Belitar Muka kembali
menggelar pengajian rutin bulanan pada Ahad (12/04/2026). Kegiatan ini menjadi
sarana silaturahmi sekaligus wadah peningkatan pemahaman keagamaan bagi
masyarakat setempat.
Pengajian kali ini
menghadirkan dua pemateri, yakni Abudzar
dan Ngadri Yusro, dengan mengangkat tema
“Hakikat dan Tata Cara Sujud dalam Salat.” Tema ini dipilih untuk memperdalam
pemahaman jamaah terhadap salah satu rukun penting dalam ibadah salat.
Dalam penyampaiannya, Ustadz
Abudzar menekankan bahwa sujud bukan sekadar gerakan fisik, melainkan bentuk
ketundukan total seorang hamba kepada Allah SWT.
“Pada saat sujud, kepala yang
kita muliakan diletakkan sejajar dengan tanah. Ini menjadi simbol kerendahan
hati yang paling dalam di hadapan Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Ngadri
Yusro menjelaskan secara rinci mengenai rukun dan syarat sah sujud agar salat
yang dilaksanakan menjadi sempurna secara fikih. Ia juga mengingatkan
pentingnya memperhatikan tujuh anggota sujud yang harus menempel dengan benar
sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Kegiatan ini turut dihadiri
oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sindang Kelingi, Septi
Arjuani. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada pengurus BKM
Al Munawarrah yang konsisten menyelenggarakan pengajian rutin.
“Kegiatan seperti ini sangat
penting sebagai sarana recharging iman.
Kami dari KUA sangat mendukung upaya masyarakat dalam menghidupkan majelis
ilmu, terutama pembahasan dasar seperti salat yang kita amalkan setiap hari,”
ungkapnya.
Pengajian yang dimulai sejak
pagi hari ini berlangsung khusyuk dan interaktif. Antusiasme jamaah terlihat dari
banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi, menandakan tingginya
semangat masyarakat Desa Belitar Muka untuk terus belajar dan meningkatkan
kualitas ibadah.
Hastag : KUA Sindang kelingi
From : KUA S. Kelingi


